Kali ini aku akan bernostalgia dengan salah satu daerah yang cukup menyimpan kenangan untukku dan juga telah menjadi kampung halaman bagiku, Purwokerto. Kota kecil yang terletak di tengah pulau jawa dan benar pula berada ditengah antara selatan dan utara Jawa ini menyimpan berjuta kejutan yang mungkin tidak bisa kamu bayangkan bila tidak mengunjunginya. Mulai dari bahasa yang biasa disebut “Ngapak”, makanan yang murah dan jujur saja udara, pemandangan, serta ketenangan di kota ini menurutku, Luar Biasa!!!.

Kebetulan tujuan aku ke Purwokerto kali ini memang untuk menjelajah beberapa tempat yang menarik walaupun pada kenyataannya tidak semua tempat wisata di kota ini dapat aku sambangi karena masalah waktu. Aku hanya singgah selama dua hari di Purwokerto. sebelumnya memang aku menuntut ilmu di kota ini tapi itu akan aku ceritakan lain waktu.

Berjalan sekitar 30 menit menggunakan sepeda motor dari pusat kota purwokerto kita akan memasuki kawasan wisata Baturraden. Kawasan tersebut memang salah satu tempat wisata yang sangat terkenal di Purwokerto. namun apabila kita mau untuk berkeliling sedikit kita akan menemukan beragam tempat wisata. Entah mengapa purwokerto dikaruniai beberapa telaga dan curug (air terjun kecil) dan jujur saja ketika kalian berada di tempat ini selain disuguhkan pemandangan yang elok tentu akan merasakan ketenangan di dalam jiwa. Aku juga tidak mengerti, bila Yogyakarta memiliki daya magis berupa perasaan mudah jatuh cinta terhadap kota tersebut. Lain hal-nya dengan Purwokerto, kota ini menyimpan daya magis berupa ketenangan di dalam kotanya. Percaya atau tidak, silahkan kalian mengunjungi kota ini.

Aku bersama beberapa orang temanku sepakat untuk tidak mengunjungi tempat wisata Baturraden melainkan kami akan mengunjungi Kebun Raya Baturraden. Selama empat tahun hidup dikota ini beru pertama kali aku mengunjungi tempat ini, rupanya aku teringat sebuah pengandaian “apabila kita tinggal di daerah tersebut belum tentu kita akan mengunjungi tempat menarik di daerah tersebut” mungkin karena anggapan dekat dari tempat tinggal dan kita beranggapan bahwa bisa dikunjungi kapan saja. Namun pada kenyataannya, sampai aku selesai menempuh pendidikan di kota Purwokerto aku baru mengunjungi tempat tersebut setelah aku lulus. Sama hal-nya dengan di Jakarta, sampai sekarang aku belum pernah naik ke atas Monas.

Kebun Raya Baturraden, disini kalian akan disuguhkan dengan pemandangan dan udara yang membuat hati dan pikiran menjadi lebih segar. bila kalian ingin melihat pohon menjulang tinggi berbaris rapih dan pemandangan ini Seakan-akan membuat kalian seperti “get lost” di dalam hutan !

DSC_0026

DSC_0038

????????????????????????????????????

Setelah puas bermain dan mengunjungi spot menarik di Kebun Raya Baturraden, saatnya aku melanjutkan perjalanan. kali ini aku dan teman-teman berencana untuk mengunjungi salah satu Telaga yang cukup terkenal di Baturraden, Telaga Sunyi namanya. Namun, bukan perjalanan namanya bila tanpa rintangan. medan bebatuan yang cukup membuat aku kerepotan, terlebih kami menggunakan motor sebagai kendaraan dan ketika akan berjalan menuju telaga sunyi salah satu ban motor dari temanku mendadak bocor dan bila ingin memperbaiki ban kami harus meninggalkan kawasan wisata tersebut dengan jarak yang cukup jauh. alih-alih memperbaiki ban motor terlebih dahulu, kami memutuskan untuk melanjutkan perjalanan menuju Telaga Sunyi dan disinilah pemandangan, kesejukan dan kesunyian menjadi sebuah daya magis Telaga Sunyi.

????????????????????????????????????

????????????????????????????????????

????????????????????????????????????

????????????????????????????????????

IMG_3179

Finally, perjalanan dengan pemandangan yang begitu menyejukan dan menyenangkan membuat otak dan pikiran terasa lebih fresh. terima kasih kepada teman-teman perjalanan singkat melewati kesunyian telaga sunyi. Dipta, Dwiyan, Atik, Hanna, Adiknya Atik dan Gabut. mungkin dilain kesempatan kita akan mengeksplor Purwokerto lebih dalam berserta dengan Festival Budaya yang mulai membuat Purwokerto semakin terkenal menjadi salah satu tujuan Wisata yang patut untuk dikunjungi.

Jakarta 26 November 2015

Salam Hangat,

 

Rifqi Mochtar Latif

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *