Beberapa kali aku berkunjung ke daerah Dieng, Kabupaten Banjarnegara. Udah pada tau dong pasti ya ada tempat wisata menarik apa aja disana?. Aku pernah mengunjungi bukit Sikunir untuk melihat the golden sunrise yang terkenal itu dan naik gunung Prau, salah satu gunung yang cukup menantang di pulau jawa (maklum pemula).

Beberapa waktu lalu, aku sempat mengunjungi salah satu pabrik pembuatan olahan buah carica yang letaknya di kawasan Dieng, Wonosobo. Tidak tanggung-tanggung aku menyerbu pabrik carica bersama dengan seratus lebih orang ! kebetulan aku sedang ditugaskan untuk membawa segelintir mahasiswa untuk melakukan studi banding ke salah satu universitas di semarang dan salah satu industri pengolahan. Jadilah aku bekerjasama dengan salah satu industri pengolahan buah carica untuk melakukan kunjungan sekaligus talkshow kecil-kecilan terkait industri tersebut.

????????????????????????????????????
Salah satu gerbang pembuka rezeki dan inspirasi
????????????????????????????????????
Here it is, the one FO
????????????????????????????????????
Talkshow seputar industri olahan carica

Ada yang tau buah Carica ?

Mungkin sebagian kalian masih bingung dengan buah yang aku sebutkan diatas, atau merasa asing dengan namanya. Aku akan jelasin sedikit tentang buah yang satu ini, Carica merupakan kerabat dari papaya dengan nama latin Vasconcellea Cundinamarcensis, termasuk Family Caricaceae dan asalnya dari Pegunungan Andes di Amerika Selatan. Buah ini hanya tumbuh pada dataran tinggi, di sekitar 1.500-3.000 m diatas permukaan laut. Di Indonesia buah ini tumbuh di wilayah Dieng (Wonosobo) dan bali. Nah, buat kalian yang tidak suka papaya kayanya wajib deh buat nyoba buah yang satu ini. walaupun sebutannya papaya gunung, tapi rasanya dan aroma buahnya tidak seperti papaya malah cenderung seperti buah mangga, asam-manis menyegarkan.

Buah para Dewa, Carica.
Buah para Dewa, Carica.

Dipabrik ini kami diberikan informasi terkait pengolahan buah carica, dari awal hingga akhir. Proses pengulitan sampai packaging sangat diperhatikan kebersihannya. Dipabrik pengolahan ini kalian tidak bisa sembarang memegang buah carica yang masih segar dan belum dikupas kulitnya karena buah ini akan mengeluarkan getah dan menyebabkan gatal gatal pada kulit apabila kita memegangnya dengan tangan telanjang. Sebagian besar pengolahan buah carica dijadikan manisan, tetapi dalam perkembangannya hasil olahan buah ini sudah mulai beraneka ragam seperti dijadikan selai, permen, sirup dan lainnya.

Mau tau proses pengolahannya ? Mareeeee ikutiiiin !!!
Mau tau proses pengolahannya ? Mareeeee ikutiiiin !!!
Fresh from the oven (re: alam)
Fresh from the oven (re: alam)
Proses pengupasan kulit buah
Proses pengupasan kulit buah
Pakai sarung tangan, ya ! kalo tidak bisa gatal-gatal
Pakai sarung tangan, ya ! kalo tidak bisa gatal-gatal
Seru kan ngeliatinnya ?
Seru kan ngeliatinnya ?
Pada kepo
Pada kepo
Sampai dalam juga masih ada yang menguliti
Sampai dalam juga masih ada yang menguliti
setelah dikupas, dibelah dua.
Setelah dikupas, dibelah dua.
dibuang bijinya.
Dibuang bijinya.
lalu dicuci bersih
Lalu dicuci bersih
Hasilnya setelah dicuci kaya gini
Hasilnya setelah dicuci kaya gini
dipotong kecil-kecil
Dipotong kecil-kecil
diolah sedemikian rupa
Diolah sedemikian rupa
persiapan packaging
Persiapan packaging
Packaging and quality control
Packaging and quality control
hasil jadi
Hasil jadi
Siap distribusi
Siap distribusi

Nah, untuk yang penasaran sama buah ini, kamu bisa menyempatkan diri mampir untuk memborong hasil olahan buah ini, karena merupakan salah satu oleh-oleh khas Dieng dan dijamin kalian akan ketagihan sama yang satu ini. Kalau kalian sudah ke Wonosobo dieng dan melewatkan membeli oleh-oleh. Kalian masih bisa mendapatkannya di beberapa swalayan yang menyediakanm, kebetulan memang buah olahan ini sudah dipasarkan ke seluruh indonesia bahkan juga mancanegara. So, dukung terus UMKM lokal ya teman-teman agar mereka berkembang lebih besar lagi dan memberikan dampak yang besar pula untuk warga sekitarnya !

Senyum kebanggaan warga wonosobo
Senyum kebanggaan warga wonosobo
berkerja dengan hati
Berkerja dengan hati
Menghasilkan beberapa penghargaan
Menghasilkan babnyak penghargaan
Terima kasih untuk kesempatannya.
Terima kasih untuk kesempatannya.

 

Salam Hangat,

Rifqi Mochtar Latif

Mencarica: 16-17 Nov 2013

Ditulis: Jakarta 6 Mar 2016

Added source: https://id.wikipedia.org/wiki/Pepaya_gunung

19 thoughts on “Menyerbu Pabrik Carica: Asam Manis Buah Para Dewa”

  1. wah saya pernah dua bulan di daerah wanayasa, klo pulang solo via dieng terus mampir beli carica di wonosobo..kadang jg via banjarnegara..kangen banget sama makanan beginian..

  2. Carica paling enak dimakan pas cuaca panas pake es, segeeer. Kalo dimakannya di Dieng malah menurutku kurang sedap karena disana dingin.

    Ebetewe ini kunjungan perdana lho. Salam kenal, mas 🙂

    1. hahaa iyaa mba emang seger banget sih kayanya boleh jadi rekomendasi kalo dijakarta yang superhot terus buka kulkas ada carica hahaha suegeerrrrr… makasih banget kunjungannya mba salam kenal juga 🙂

  3. Waktu ke Dieng sempat lihat kebun carica, dan beli manisannya di toko. Dimakan dingin setelah sampai rumah, wuah segar! Cocok buat kudapan buka puasa tampaknya.

    Sekarang malah jadi penasaran pengen kunjungan ke pabriknya, hehehe! Thanks for sharing, Kak Rifqi! 🙂

  4. Wah buahnya mirip banget dengan pepaya ya. Pertama kira ini pepaya soalnya nama latin pepaya kan Carica Papaya, tapi kenapa yang dapat nama Carica justru buah ini padahal dari nama genusnya ia bukan Carica? *bingung sendiri*.
    Pengolahannya keren ya, sampai diekspor ke mancanegara. Mudah-mudahan terus bertahan dan makin sukses karena ini komoditi yang bagus banget.
    Buah ini bisa tidak kalau dimakan mentah? Atau bijinya mesti dibuang dulu? *makin penasaran*. Kayaknya ini destinasi wajib nih kalau jalan ke Dieng, lumayan menambah perbendaharaan akan buah-buahan baru.
    Salam kenal!

    1. halo gara… thanks udah mampir, iya memang masih satu famili tapi sebutan lainnya buah ini papaya gunung *berdasarkaninfoyangdidapatsih* hehehe aku juga berharap bakal terus berkembang dengan baik. harus banget dicoba ini buah ini dijamin ketagihan ! anw, aku belum tau sih bisa dimakan langsung atau engga soalnya kita megang buah mentah tanpa sarung tangan aja bisa gatel gatel kena getahnya hehehe ! salam kenal juga 😀

      1. Iya, agaknya susah ya buat dimakan langsung soalnya mesti diproses dulu buat menghilangkan getahnya. Semoga suatu hari nanti saya bisa mencobanya. Terima kasih buat infonya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *